Konsultasi

KANKER HATI - RADANG HATI -PENGERASAN HATI

INFO PENTING - KANKER HATI

RADANG HATI -PENGERASAN HATI



Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.

Dokter Hsu mengatakan, GOT dan GPT adalah enzim yang paling banyak ditemui di dalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu dan sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka GOT dan GPT akan lari keluar. Hal ini menyebabkan kandungan GOT dan GPT di dalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka GOT dan GPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan pada hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi dalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.

Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka GOT dan GPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan yang tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih.

Penyebab utama kerusakan hati adalah:

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
2. Tidak buang air di pagi hari.
3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
4. Tidak makan pagi.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkomsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3 - 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan "jadwalnya".

KAPSUL KELADI TIKUS GEMPUR KANKER, TUMOR, KISTA, MIOMA

CLICK ORDER

AMPUH !!!
KAPSUL RAMUAN UNTUK
KANKER,TUMOR GANAS,KELENJAR GETAH BENING, SERVIKS,KISTA,MIOMA

- No Ekstrak - No Kimia -

HARGA 1 (Satu) PAKET KAPSUL COMBINE


Rp. 250.000 , -

( Belum Termasuk Ongkos Kirim)
PEMESANAN HUB : 08179556329

KEGUNAAN
:

Penakluk Kanker Payudara, Kelenjar Getah Bening, Kanker Kolon,Kanker Rahim, Nafosaring,Kista dan Tumor dll.

Tersedia Juga
RAMUAN KAPSUL UNTUK

ASAM URAT,KEROPOS TULANG/OSTEOPOROSIS,NYERI OTOT,RADANG SENDI/ARTRITIS,REMATIK,DARAH RENDAH/HIPOTENSI,DARAH TINGGI/HIPERTENSI,DEMAN BERDARAH,ANEMIA/KURANG DARAH,WASIR/AMBEIEN,VARISES,AYAN/EPILEPSI,PARKINSON,VERTIGO,MIGREN,INSOMNIA/SULIT TIDUR,STROKE,AMANDEL,ASMA,BRONKITIS,PNEUMONIA/RADANG PARU PARU,SINUSITIS,TBC PARU PARU,BAU NAPAS,CACINGAN,DIARE,DISENTRI,GONDONG/PAROTIS,MAAG,RADANG PANKREAS,RADANG USUS BUNTU, SAKIT GIGI,SARIAWAN,SEMBELIT,TIFUS,DIABETES MILITUS,TIROID,EJAKULUASI DINI,KELENJAR PROSTAT,KEPUTIHAN,KISTA,MIOMA RAHIM,KANKER PAYUDARA,KANKER USUS,TUMOR,LEUKEMIA,BATU GINJAL,RADANG GINJAL,LEMAH SYAWAT,BATU SALURAN KEMIH,NARKOBA,FLU BURUNG,BISUL,BIDURAN,HEPATITIS,OBESITAS/KEGEMUKAN,KOLESTEROL TINGGI,KURANG STAMINA,KURANG NAFSU MAKAN,KERACUNAN MAKANAN, MELANCARKAN ASI,WAJAH BERJERAWAT

TABLOID CEMPAKA - KELADI TIKUS PENYELAMAT RIBUAN PENDERITA KANKER





BACA INFORMASI PENTING KANKER

ABOUT CANCER


1. Setiap orang mempunyai sel kanker di dalam tubuh. Sel-sel kanker ini tidak terlihat dalam tes standard hingga mereka berkembang biak menjadi bermilyar milyar. Ketika dokter mengatakan kepada pasien kanker bahwa tidak ada lagi sel kanker di tubuh mereka setelah perawatan, itu berarti bahwa tes yang dilakukan tidak mampu mendeteksi sel kanker karena sel kanker tersebut tidak sampai pada jumlah yang dapat diprediksi.
2. Kanker sel terjadi antara 6 sampai 10 kali di dalam hidup manusia.
3. Ketika kekebalan tubuh manusia kuat, sel-sel kanker akan rusak dan dicegah dari pembiakan dan pembentukan tumor.
4. Ketika seseorang mengidap kanker, diindikasikan orang tersebut mempunyai beragam gangguan nutrisi. Hal ini bisa disebabkan oleh factor genetik, lingkungan, makanan dan gaya hidup.
5. Untuk menanggulangi beragam gangguan nutrisi, mengubah diet dan termasuk suplemen akan menguatkan kekebalan imun.
6. Kemoterapi melibatkan sel kanker beracun yang tumbuh dengan cepat dan juga merusak sel sehat yang tumbuh dengan cepat di sumsum tulang, organ bagian dalam dan dapat menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dsb.
7. Radiasi ketika menghancurkan sel kanker, juga membakar dan merusak sel sehat, jaringan dan organ.
8. Perawatan awal dengan kemoterapi dan radiasi akan sering mengurangi ukuran tumor. Akan tetapi penggunaan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak menghasilkan kehancuran tumor.
9. Ketika tubuh telah banyak mempunyai racun yang terbakar akibat kemoterapi dan radiasi, sistem imun yang dibinasakan karenanya akan lemah dari berbagai macam infeksi dan komplikasi.
10. Kemoterapi dan radiasi bisa mengakibatkan sel kanker bermutasi dan menjadi bersifat menentang serta sulit dihancurkan. Pembedahan juga dapat mengakibatkan sel kanker menyebar ke bagian lain.
11. Sebuah cara yang efektif adalah membuat sel kanker lapar dengan cara tidak memberinya makanan yang dapat menyebabkannya berkembang biak.
12. Protein hewani sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang tidak dicerna secara sempurna, sisanya di dalam isi perut menjadi antaran untuk membangun racun.
13. Dinding kanker dialasi oleh protein yang tangguh. Mempertahankan diri dengan memakan sedikit daging dapat membebaskan enzim untuk melawan dinding protein sel kanker dan membiarkan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker.
14. Beberapa suplemen membangun kekebalan imun (IP6, Flor-ssence, Essiac, anti oksidan, vitamin, mineral, EFA, dll) dan memungkin kan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker. Suplemen-suplemen lain seperti vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau pemrograman kematian sel, metode tubuh normal dari penempatan sel yang rusak, tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan.
15. Kanker adalah penyakin pikiran, tubuh dan jiwa. Semangat yang proaktif dan positif akan membuat selamat. Kemarahan, tidak memaafkan dan kepahitan menempatkan tubuh ke dalam keadaan penuh stress. Belajarlah mempunyai semangat mencintai dan memaafkan. Belajarlah santai dan menikmati hidup.
16. Kanker sel tidak dapat tumbuh dengan subur dalam lingkungan beroksigen. Berolahraga setiap hari, dan bernapas dengan dalam membantu mendapatkan oksigen lebih banyak. Terapi oksigen adalah cara lain untuk menghancurkan sel kanker.




SEL KANKER HIDUP DENGAN


* Gula adalah umpan kanker. Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dengan aspartam dan itu berbahaya. Pengganti alami yang lebih baik dapat berupa madu atau tetes tebu tetapi dalam jumlah yang amat sedikit. Garam meja mempunyai tambahan kimia untuk membuat warnanya putih. Alternatif yang lebih baik adalah dengan garam laut.
* Susu membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di organ bagian dalam. Kanker diumpan oleh mucus. Dengan mengurangi susu dan menggantikan dengan susu kedelai tawar sel kanker akan kelaparan.
* Sel kanker tumbuh dengan subur di lingkungan asam. Diet anti daging adalah bersifat asam, yang terbaik adalah memakan ikan dan ayam daripada daging sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker.
* Diet dengan 80% sayur dan buah segar, biji-bijian dan kacang-kacangan membantu tubuh dalam lingkungan alkalin. 20%nya bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang. Sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dalam 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup untuk membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran termasuk kacang2an) dan makan sayuran mentah 2 atau 3 kali sehari. Enzim rusak pada temperature 104 derajat Farenheit atau 40 derajat Celcius.
* Hindari kopi, teh, dan coklat yang mempunyai kafein tinggi. Teh hijau adalah alternative terbaik yang mempunyai sel penumpas kanker. Yang terbaik meminum air bersih atau air yang telah disaring untuk menghindari racun dan logam berat dalam air ledeng.

KANKER KELENJAR GETAH BENING,LIMFOMA

KANKER KELENJAR GETAH BENING
( LIMFOMA )

Waspadai Benjolan Di Leher Pertanda Awal Kanker Kelenjar Getah Bening.
Limfoma adalah kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal, seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada bebagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, darah ataupun organ lain.
Ada dua jenis kanker sistem limfotik yaitu penyakit hodgkin dan limfoma non-hodgkin (NHL). Kanker kelanjar getah bening atau limfoma adalah sekelompok penyakit keganasan yang bekaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker. Cairan limfatik adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Ada dua macam sel limfosit yaitu sel B dan T. Sel B berfungsi membantu melindungi tubuh melawan bakteri dengan membuat antibodi yang memusnahkan bakteri. Gejala dan penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha.Pembengkakan kelenjar tadi dapat dimulai dengan gejala penurunan berat badan secara gratis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak napas, gatal-gatal, demam tanpa sebab dan berkeringat malam hari.Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi.WHO memperkirakan sekitar 1,5 juta orang di dunia saat ini hidup dengan NHL dan 300 ribu orang meninggal karena penyakit ini tiap tahun. Sekitar 55 persen dari NHL tipenya agresif dan tumbuh cepat.NHL merupakan kanker tercepat ketiga pertumbuhannya setelah kanker kulit dan paru-paru. Angka kejadian NHL meningkat 80 persen dibandingkan tahun 1970-an. Setiap tahun angka kejadian penyakit ini meningkat 3-7 pesen. NHL banyak terjadi pada orang dewasa dengan angka tertinggi pada rentang usia 45-60 tahun.Makin tua usia makin tinggi risiko terkena limfoma karena daya tahan tubuhnya menurun. Hingga kini penyebab limfoma belum diketahui secara pasti. Ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu faktor keturunan, kelainan sistem kekebalan, infeksi virus atau bakteri dan toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia). Penyebabnya multifaktor.Terdapat lebih dari 30 subtipe NHL (90 persen dari jenis sel B) yang dapat diklasifikasikan dengan pertimbangan beberapa faktor, penampakan di bawah mikroskop, ukuran, kecepatan tumbuh dan organ yang kena.Limfoma indolen (derjat rendah) tumbuh lambat sehingga diagnostik awal lebih sulit. Pasien dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun tetapi belum ada pengobatan yang menyembuhkan. Pasien biasanya memberi respon baik pada terapi awal, tetapi sangat mungkin kambuh lagi. Penderita limfoma indolen bisa mendapat terapi hingga enam kali sepanjang hidup, tetapi makin lama responnya menurun.Limfoma agresif (derjat keganasan tinggi) cepat tumbuh dan menyebar. Jika dibiarkan tanpa pengobatan dapat mematikan dalam enam bulan. Angka harapan hidup rata-rata lima tahun dan 30-40 persen sembuh. Pasien yang terdiagnosa dini langsung diobati lebih mungkin meraih risiko sempurna dan jarang kambuh, karena ada proteksi kesembuhan, biasanya pengobatan lebih agresif.

Reff :Prof Karmel L Tambunan Ahli Hematologi-Onkologi

KANKER PARU

KANKER PARU

Kanker paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan, terutama asap rokok. Menurut World Health Organization (WHO), kanker paru merupakan penyebab kematian utama dalam kelompok kanker baik pada pria maupun wanita.

Tipe Kanker ParuAda dua tipe utama kanker paru :
Small cell carcinoma (SCLC = KPKSK) --- kanker paru jenis karsinoma sel kecil
Non-small cell carcinoma ( NSCLC = KPKBSK) yaitu terdiri dari: adenokarsinoma, squamous cell dan large cell (kanker paru jenis karsinoma bukan sel kecil)

NSCLC adalah tipe yang paling umum dari kanker paru, mencakup 75 – 80% dari semua kasus. Membedakan NSCLC and SCLC sangatlah penting karena kedua tipe kanker ini memerlukan terapi yang berbeda.
Adenokarsinoma yang mencakup 40% kanker paru, lebih banyak muncul pada wanita. Squamous cell karsinoma lebih jarang dijumpai, dan mencakup 25% dari kasus kanker paru serta paling banyak terjadi pada pria dan orang tua. Tipe kanker paru yang paling jarang adalah kanker paru large cell, yang mencakup 10% kanker paru, tumbuh lebih cepat dibanding tipe lain serta menyebar cepat dalam paru.

Gejala :
Ada beberapa cara kanker paru bisa dideteksi. Beberapa orang menemukannya saat pemeriksaan kesehatan rutin, sementara lainnya mungkin telah menunjukkan tanda dan gejala sejak berbulan-bulan sebelumnya.

Gejala umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah:
Batuk
Dahak berdarah
Sesak napas
Sakit
Radang paru atau bronkitis berulang
Kelelahan
Kehilangan selera makan atau turunnya berat badan
Suara serak/parau
Pembengkakan di wajah atau leher
reff
Ferlay J, Bray F, Pisani P and Parkin DM. GLOBOCAN 2002: Cancer Incidence, Mortality and Prevalence Worldwide. IARC CancerBase No. 5, Version 2.0, Lyon: IARC Press, 2004.
Boyle P and Ferlay J, Cancer incidence and mortality in Europe, 2004. Annal Oncol (2005):16;481–488
http://www.lungcancercoalition.org/cancer_facts.html
Rozengurt E. Autocrine loops, signal transduction, and cell cycle abnormalities in the molecular biology of lung cancer. Curr Opin Oncol (1999) 11(2):116-22
www.cancerhelp.org.uk
www.macmillan.org.uk
http://www.cancer.gov/cancer_information/cancer_type/lung/

KANKER NAFOSARING

KANKER NAFOSARING

Sekitar 70% benjolan yang ditemui pda leher bagian atas adalah proses lanjut dari kanker nafosaring. Namun masyarakat mungkin jarang mendengar kanker jenis tersebut. Kanker nafosaring merupakan salah satu tumor ganas pada daerah tenggorok. Angka kejadian cukup tinggi dikawasan Asia Tenggara, paling banyak diderita oleh ras Cina.
Diduga kebiasaan hidup dinegeri sana dimana sebagian besar penduduk mengonsumsi ikan asin dalam waktu cukup lama yang dapat mencetuskan pembentukan sel kanker. Di Indonesia termasuk urutan ke – 4 terbanyak setelah kanker leher rahim, payudara, dan kulit. Penderitanya kebanyakan berusia 40-60 tahun dengan perbandingan antara laki-laki dan perempuan 2,5 : 1.
Seperti kebanyakan kanker lainnya penderita baru memeriksakan diri bila sudah muncul benjolan di tubuhnya. Sehingga saat memeriksakan dirinya, dokter memvonis sudah stadium lanjut.
Jarang penderita memeriksakan dirinya pada stadium awal. Hal ini dapat dimaklumi,karena sedikit memang orang yang mengetahui seperti apa keluhan yang dapat memunculkan dugaan adanya kanker nafosaring. Selain keluhan benjolan pada leher. Sehingga penting bagi masyarakat untuk mengetahui mengenai keluhan atau tanda-tanda apa saja yang mungkin dialami bila seseorang mengalami kanker nafosaring.

PENYEBAB KANKER NAFOSARING
Penyebab kanker nafosaring saat ini belum diketahui dengan pasti. Ada beberapa ahli mengatakan penyebab utama merupakan iritasi kronik,namun ada ahli yang berpendapat penyebabnya adalah asap, bak asap rokok, atau dari sisa pembakaran lainnya. Selain itu juga ditemukan virus Epstin Barr memegang peranan penting timbulnya kanker nafosaring. Virus ini dapat diperantai oleh beberpaa faktor pencetus lainnya, diantaranya adalah nitrosamin yang banyak terdapat pada ikan asin, ventilasi lingkungan yang kurang baik / kelembaban lingkungan yang lebih tinggi, kontak dengan zat-zat karsinogen pada pabrik kimia, genetik ( ras/keturunan) dan peradangan yang kronis. Dengan demikian penting untuk menghindari faktor-faktor perantara tersebut, terutama bagi mereka yang memiliki keturunan kanker nafosaring.

GEJALA KANKER NAFOSARING
Pada karsinoma nafosaring sering kali muncul gejala-gejala sekunder yang umum di tempat lain/diluar tenggorok yang menimbulkan keluhan sebelum massa dari tumornya itu sendiri tampat secara kasat mata dari luar sebagai benjolan pada leher.
Sehingga sering kali saat pasien mengeluhkan gejala umum tersebut dokter luput terhadap adanya kemungkinan kanker nafosaring stadium awal karena belum terlihat adanya benjolan pada leher dari luar. Gejala awal yang tidak khas tersebut sehingga kanker nafosaring sulit didiagnosis pada stadium. Gejala umum yang sering dikeluhkan pada stadium awal berupa keluhan pada telinga maupun keluhan pada hidung. Keluhan pada telinga berupa kurang pendengaran, telinga tersa penuh seperti terisi air, berdengung, gemrebeg, dan kadang pada nyeri. Sedangkan keluhan pada hidung terasa buntu. Gejala awal tersebut mudah dan penting untuk diketahui bahwa andanya benjolan pada leher menunjukkan suatu proses yang sudah lanjut. Sudah terjadi penyebaran (metastasis) ke kelenjar –kelenjar di daerah leher.
Gejala lain yang sering pula ditemukan bila sudah terjadi penyebaran bisa berupa keluha di luar tenggorok, seperti penglihatan terasa dobel, hingga buta. Kulit didaerah pipi dan hidung kurang sensitif terhadap rasa sentuhan, nyeri kepala atau pusing. Keluhan didalam tenggorok sendiri ditemukan kesulitan menelan akibat massa tumor yang sudah membesar.

DIAGNOSIS KANKER NAFOSARING
Diagnosis standar untuk memastikan adanya kanker nafosaring dilakukan melalui tanda-tanda secara klinis, yang telah disebutkan beberapa diatas. Disertai dengan pemeriksaan laboratorium khusus ( Patologi anatomi) terhadap jaringan kanker.

TERAPI
Pengobatan tertua dan terbaik yang dikenal operasi pengangkatan jaringan yang mengandung sel-sel kanker. Biasanya pengangkatan tidak hanya dilakukan pada masa tumor utamanya saja. Anmun juga sedikit jaringan normal disekitarnya serta kelenjar limfe yang bersangkutan juga akan dibuang ( wide excision). Hal tersebut untuk mengurangi resiko kekambuhan dari tumor dan penyebaran ke kelenjar limfe sekitarnya. Biasanya pembedahan ini disertai dengan penyinaran ( radiasi) yang juga ditujukan untuk membunuh sel – sel kanker. Namun pada stadium lanjut dimana sel-sel kanker sudah mengalami penyebaran ke organ-organ tubuh yang jauh (misalnya paru-paru ) tidaklah mungkin lagi diangkat satu persatu, sehingga diperlukan obat ( kemoterapi) yang akan beredar didalam darah sebagai terapi tambahan ( adjuvant) untuk membunuh sel-sel kanker tersebut.

Dr. Sumadi , SP THT-KL ( RSI Sultan Agung Semarang)
Reff : Suara Merdeka 080612


SETELAH SARS,FLU BURUNG LALU EV-71

Setelah heboh flu burung kini ada virus lain yang masuk ke Indonesia dan sudah membuat heboh negeri jiran seperti Singapura dan Vietnam. Namanya, Enterovirus 71 atau EV71. Nama awam virus ini disebut penyakit kulit dan mulut. Gejala pada penderita terlihat dari demam tinggi, kulit melempuh, bisul-bisul dan bintil-bintil merah di kulit. Pada penderita akut bisa merusak sistem saraf dan menyebabkan radang otak. Penularannya melalui air liur, tapi tak ada kaitannya dengan penyakit kuku dan mulut pada binatang.
Virus ini bikin heboh di China karena telah menginfeksi 11.905 anak-anak memakan korban jiwa 26 bocah. Akibat dari itu pemerintah China telah mengenakan hukuman kepada lima dokter dan lima pejabat lokal karena dianggap salah dalam menangani para korban EV71.
Di Indonesia, Menteri Kesehatan Fadilah Supari mengakui EV71 sudah masuk namun jumlah penderita sangat kecil dan masih dugaan. Jadi belum katagori wabah. Pernah terdata pada tahun 2006 satu anak sekolah swasta dicurigai terinfeksi EV71. Penularannya berhasil dicegah dengan meliburkan sekolah tersebut selama 3 minggu. Soal ada tiga pasien RSCM yang dicurigai terinfeksi virus ini, juga belum jelas.
Menghadapi virus ini, Depkes melalui jajarannya di lapangan dalam melakukan antisipasi baru pada tahap sosialisasi untuk mencegah penularan. Belumlah pada upaya mempersiapkan vaksin untuk imunisasi. Dan penularan virus ini melalui air liur. Jadi nasehat Depkes sederhana saja, “jangan meludah sembarangan”.
Mengimbau jangan meludah sembarangan kedengarannya sangatlah gampang. Tapi melaksanakannya? Luar biasa sulit karena faktor prilaku. Buang sampah sembarangan saja masih ditemukan di mana-mana kendati ada peraturan daerahnya dan sanksi hukumnya. Apalagi sekadar membuang ludah sembarangan?
Sesungguhnya demi terwujudnya masyarakat sehat, perkara EV71 janganlah dianggap sederhana oleh petinggi Depkes. Kendati di Indonesia belumlah mewabah, tapi contoh di China sudah terbukti, 26 bocah meninggal karena terinfeksi virus ini.
Apalagi kondisi lingkungan di sini banyak yang kotor dan amburadul. Kemiskinan yang membuat orang mengabaikan kebersihan mendukung subur-makmurnya kehidupan virus. Realita menunjukkan betapa kalang-kabutnya menghadapi serangan demam berdarah. Padahal demam berdarah penyakit yang biasa datang dan pergi. Betapa kurang siapnya ketika flu burung menyerbu, hingga negeri ini memegang rekor korban meninggal terbanyak.
Oleh karena itu, janganlah meremehkan EV71 karena dunia sudah memberi peringatan. Pemerintah harus siap siaga, ibarat menghadapi serbuan musuh. Menyiapkan vaksinnya, menyiapkan obat yang tepat, meningkatkan sosialisasinya, meningkatkan kesehatan masyarakatnya supaya tidak terjadi seperti di China.
reff: pos kota

ENTEROVIRUS - EV71 MEWABAH DI CHINA & SINGAPURA

Virus usus enterovirus 71 alias EV71 yang saat ini menghajar China bukan virus baru di Indonesia. Pada tahun 2007, virus yang menyebabkan penyakit tangan, kaki dan mulut itu pernah melanda Jakarta.
"Sudah lama itu, tahun 2007 juga sudah ada yang masuk ke rumah sakit selama beberapa hari dengan gejala penyakit mulut dan tangan. Kalau sudah di Jakarta, logikanya berarti ada di daerah lain," kata Guru Besar Mikrobiologi Klinis FK UI Amin Soebandrio, Rabu (7/5).
"Memang tidak dilakukan pemeriksan virologi waktu itu. Tapi kalau dari gejalanya sangat mirip. Secara klinis, dokter pun menyimpulkan itu hand foot and mouth disease," jelasnya.
Saat itu, lanjut Amin, penderitanya seorang anak dari kalangan menengah. Anak itu mengalami gejala penyakit yang sama dengan yang terjadi di RRC sekarang. Yaitu demam, kulit melepuh kemerahan, timbul bintil serupa cacar di mulut dan tangan.
"Kalau tidak aware, orang menyangka itu sariawan," imbuhnya.
Meski pernah terjadi di Jakarta, penyakit mulut dan tangan itu tidak menjadi wabah. Penyakit itu juga tidak sampai menyebabkan kematian seperti yang terjadi di RRC. "Saat itu dirawat beberapa hari, terus sembuh," kata Amin.

Tidak Mematikan Bila Pengobatan Dini

Menurut Amin, sebenarnya virus EV71 tidak mematikan jika dilakukan penanganan yang tepat. Jika segera dirawat dengan baik, penyakit ini akan hilang dengan sendirinya.
"Cuma yang dikhawatirkan komplikasinya. Kalau tidak cepat ditangani, itu bisa berbahaya," jelasnya.
Jika gejala awalnya sudah muncul, maka penderita harus dijaga agar tidak mengalami dehidrasi dan infeksi sekunder. Sebab, daya tahan tubuh yang turun mempermudah terjadinya infeksi.
"Kalau infeksi berat sudah terjadi, bisa berakibat ke otak. Itu yang mungkin menyebabkan kematian. Makanya sebaiknya begitu ada gejala awal, langsung dibawa ke dokter. Nanti disarankan untuk diisolasi, kemudian dilakukan observasi, selanjutnya pengobatan anti virus," urai Amin.

reff. harian global

KELADI TIKUS -Typhonium flagelliforme (Lodd.) Bl.- Rodent Tuber


Konsultasi